Skip to main content

follow us

Bisa dikatakan bahwa trend pemasaran dewasa ini semakin beragam dan melibatkan penggunaan teknologi informasi yang massif. Ini tidak lain dan tidak bukan karena perkembangan zaman, sehingga berkembang pula alat atau teknologi yang digunakan manusia.

Pemasaran atau marketing merupakan rangkain kegiatan dengan tujuan memasarkan produk. Produk disini bisa berupa barang ataupun jasa. Untuk menggapai hal tersebut, maka perlu memperhatikan manajemen pemasaran yang mumpuni agar bisa bersaing di era digital saat ini.

Kiat Sukses Manajemen Pemasaran di Era Digital

Karena tujuan pemasaran adalah agar produk yang dihasilkan bisa dinikmati, dibeli oleh konsumen, maka perlu melakukan serangkaian cara agar produk tersebut diminati atau disukai konsumen.

Tentu, suatu produk untuk dapat disukai tidak hanya disebabkan karena faktor harga produk yang murah atau terjangkau, namun ada berbagai faktor yang dapat menentukan hal tersebut.

Berikut ini kiat-kiat sukses manajemen pemasaran di era digital sebagai berikut.

1. Menetapkan Target Konsumen

Untuk bisa berhasil dalam memasarkan produk, kata kunci pertama yang harus diketahui dan diperhatikan adalah mengetahui dan menetapkan konsumen sasaran.

Artinya, pemasaran akan berhasil jika konsumen betul-betul di target dengan baik atau dikenali dengan sangat detil.

Biasanya, untuk menetapkan target konsumen secara spesifik dan bisa sesuai dengan sasaran maka dilakukan proses segmentasi konsumen.

Logikanya, produk yang kita tawarkan tidak akan mungkin menyentuh atau dibutuhkan semua segmen masyarakat. Baik itu jenis kelamin, umur, tingkatan sosial, ataupun segmentasi lainnya.

Oleh karena itu, agar manajemen pemasaran di era digital berhasil, maka menetapkan konsumen sasaran adalah tugas pertama bagi para pelaku pemasaran.

2. Membuat Rencana Pemasaran

Setelah menetapkan target konsumen secara spesifik, maka kiat selanjutnya adalah menyusun rencana pemasaran yang matang. Rencana pemasaran selalu berkaitan dengan tujuan pemasaran.

Namun, perlu ada perspektif berbeda dalam memandang tujuan pemasaran, yakni tidak semata memikirkan keuntungan jangka pendek berupa laba atau telah mencapat break event point. Namun, juga perlu ditambah cara pandang baru yaitu kepuasan pelanggan.

Rencana pemasaran yang hanya berorientasi pada profit namun mengesampingkan kepuasan pelanggan akan menjadikan tujuan pemasaran hanya akan dicapai dalam waktu singkat.

Kepuasan pelanggan yang berakhir pada loyalitas akan membuat proses pemasaran terus berlanjut dan sifatnya akan bertahan jangka panjang.

3. Berani Berinovasi dan Mengikuti Trend

Cara-cara pemasaran konvensional tidak sepenuhnya usang dan harus ditinggalkan semuanya. Toh, masih ada cara-cara pemasaran konvensional yang bisa diterapkan di era sekarang.

Namun, hal yang kurang bijak dan tepat jika manajemen pemasaran tidak memperhatikan perkembangan dan tidak berani berinovasi.

Akibatnya, bisa diramalkan bahwa produk yang ditawarkan akan sangat sulit dijangkau oleh konsumen. Sehingga pada akhirnya loyalitas konsumen yang telah lama dibangun menjadi pudar dan beralih ke produk lain yang sejenis namun menerapkan proses inovasi dalam pemasaran.

Ada banyak contoh produk-produk yang sangat terkenal bahkan menjadi raja pada segmentasi produknya, namun pada akhirnya tumbang juga karena tidak berani dan kekeuh tidak mau berinovasi.

4. Memaksimalkan Kunci-kunci Pemasaran Digital

Perbedaan antara pemasaran konvensional dengan pemasaran digital terletak pada tools ataupun perangkat dan sarana yang digunakan untuk melakukan pemasaran.

Kunci-kunci pemasaran digital yang harus dikuasai adalah  media sosial, content marketing, mobile mindset, dan kecakapan penguasaan big data.

Walaupun era digital menawarkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang mengolah kunci-kunci pemasaran, namun pemasar-pemasar di era digital tetap dituntut untuk memahami kemudian memaksimalkan kunci-kunci pemasaran digital di atas.

5. Mengorganisir, Melaksanakan, dan Mengendalikan Pemasaran

Konsep manajemen adalah proses mengendalikan, sehingga untuk bisa berhasil dalam pemasaran di era digital maka konsep ini harus diterapkan secara disiplin.

Mengorganisir dilakukan dengan cara menempatkan sumber daya pada posisi yang tepat (the right man, the right position). Dalam pemasaran digital, ada beberapa kategori sumber daya manusia yang dibutuhkan yakni social media manager, content specialist, dan marketing analyst.

Setelah menempatkan sumber daya pada posisi yang benar, maka langkah selanjutnya adalah dengan melaksanakan rencana program pemasaran yang telah disusun disertai dengan proses pengendalian dalam prosesnya agar semuanya bisa berjalan dengan baik dan memenuhi tujuan pemasaran yang telah ditetapkan di awal.

Artikel Lainnya: