Bukan hanya untuk orang dewasa, pijat juga bisa untuk bayi. Bahkan sejak bayi baru lahir pun perlu untuk dipijat. Dalam memijat bayi tidak seperti melakukan pijat pada orang dewasa, karena tubuh bayi masih lemah. Sehingga bagi Anda yang ingin melakukan pijat pada bayi harus dilakukan dengan hati-hati. Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara memijat bayi dengan benar, agar pijatan yang dilakukan Anda kepada si kecil tidak mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Lalu, adakah manfaat pijat bayi tersebut?

Selain itu, ada beberapa waktu tertentu yang dianggap sebagai waktu terbaik untuk memijat buah hati Anda. Pertama, ketika si kecil tengah terjaga namun dalam kondisi tenang. Kemudian saat Anda akan memberikan pijatan, pastikan juga bayi tidak dalam keadaan terlalu lapar atau kenyang. Hindari waktu saat bayi akan terlelap pada waktu siang. Pijat pada bayi bisa dijadikan kegiatan rutin sebelum tidur pada malam hati. Hal tersebut berguna untuk membuat si kecil tertidur pulas. Anda juga bisa membuat jadwal memijat bayi setelah mandi.

Baca Juga: 10 Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Harus Diperhatikan

Sebenarnya, pijat untuk bayi dilakukan supaya orangtua khususnya ibu bisa lebih dekat dengan bayi mereka. Pada saat melakukan pijatan, seorang ibu sambil bercengkrama dengan bayi. Itulah sebabnya mengapa melakukan pijat bayi sangat penting untuk dilakukan para ibu. Bukan hanya itu saja, ternyata memijat bayi pun memiliki banyak manfaat. Manfaat pijat bayi tentu sangat banyak. Apa saja?

Manfaat Pijat Bayi 


Untuk lebih jelasnya tentang manfaat pijat bayi, berikut ini adalah manfaat-manfaat memijat bayi sejak lahir, di antaranya:

1. Memperkuat Ikatan Emosional Ibu & Bayi

Inilah hal terpenting ketika seorang ibu memijat buah hatinya. Seorang ibu dapat menambah kedekatan dengan bayi mereka. Selama proses pemijatan, hormon oksitosin akan keluar. Hormon ini akan menguatkan ikatan antara ibu dan bayi. Sentuhan tangan ibu juga dirasakan bayi sebagai bentuk kasih sayang.

2. Menambah Kepercayaan Diri Orangtua

Kebanyakan orang tua akan merasa khawatir dan kewalahan berlebihan pasca melahirkan bayi. Hal tersebut karena melahirkan merupakan pengalaman yang mendebarkan, tapi juga penuh cinta. Dengan memijat bayi, Anda akan jadi lebih tenang dan percaya diri dalam menghadapi si kecil. Karena kegiatan tersebut membantu Anda menyadari bahwa Anda bisa mengendalikan berbagai situasi yang muncul ketika bersama dengan bayi.

3. Membantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak

Tak jarang pada malam hari, biasanya bayi yang baru lahir sulit untuk tidur. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa keadaan tertentu. Namun, apabila bayi Anda mengalami hal tersebut, Anda dapat melakukan pijatan pada bayi Anda. Pasalnya pijatan ini bisa membuat tenang dan membuat bayi tidur sangat nyenyak.

4. Mengurangi Stres

Bayi pun bisa mengalami stres seperti orang dewasa. Kita tahu, kalau bayi masih sulit untuk mengungkapkan keinginan dan kebutuhannya. Nah, dari kebutuhan yang tidak terpenuhi itulah stres dan frustasi pada bayi ditimbulkan. Kemudian, pijatan dipercaya dapat mengurangi stres pada bayi. Karena pijatan ini dapat menurunkan hormon kortisol (penyebab stres).

5. Memperkuat Daya Tahan Tubuh

Bayi yang baru lahir memiliki sistem daya tahan tubuh yang sedang berkembang. Dengan melakukan pijatan pada bayi mampu merangsang produksi sel darah putih dan menjaga keseimbangan sistem daya tahan tubuh bayi.

6. Melancarkan Saluran Pencernaan dan Pernapasan

Pijat bayi bisa dilakukan pada wajah, dada, perut, punggung hingga kaki, yang artinya pemijatan ini dilakukan oleh seluruh tubuh. Sehingga hal ini dapat melancarkan saluran pernapasan dan pencernaan karena kedua saluran ini akan berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Begini Cara Memandikan Bayi Baru Lahir dengan Mudah

7. Melatih Kepekaan Saraf dan Indra Peraba Bayi

Bayi akan menerima rangsangan positif untuk saraf dan indra perabanya melalui sentuhan yang lembut dan berirama. Bayi juga akan belajar membedakan sentuhan mana yang tekanannya terlalu besar dan mana yang tepat. Pijatan Anda juga akan menstimulasi aktivitas saraf-saraf bayi sehingga berbagai saraf tersebut akan lebih cepat berkembang dan otot-otot bayi juga akan jadi lebih fleksibel dan kuat.

8. Membantu Mengatasi Rasa Sakit

Bayi kerap mengalami rasa sakit dan tidak nyaman. Melalui sentuhan seorang ibu dengan melakukan pijatan dapat mengurangi rasa sakit bayi. Memijat bayi akan melancarkan peredaran darahnya serta meningkatkan kadar hormon oksitosin. Hal ini akan membuatnya lebih rileks dan senang. Jika bayi Anda rewel dan mudah gelisah, pijat bayi bisa jadi solusinya. Sehingga memijat bayi adalah hal yang perlu dilakukan oleh seorang ibu.

9. Menguatkan Otot

Manfaat selanjutnya adalah dengan pijatan dapat merangsang ototnya agar semakin kuat dan berkembang. Sehingga bayi mengalami perkembangan yang sesuai.

10. Menormalkan Produksi Hormon 

Pijatan yang merangsang otot, kulit dan syaraf mampu membantu bayi untuk memproduksi hormon yang dibutuhkan. Pijatan tersebut bagus untuk bayi dengan berat badan kurang. Sehingga bayi dapat memproduksi hormon yang membantu kenaikan berat badannya.

11. Mendukung Pertumbuhan Otak Bayi

Tanpa disadari, pijat bayi bermanfaat pada otak si kecil. Melalui pijat, bayi akan belajar berbagai hal baru. Pengalaman baru yang dirasakan bayi akan menstimulasi lahirnya sel-sel otak baru yang diperlukan bagi tumbuh dan kembang otaknya. Pengalaman baru yang dirasakan bayi mulai dari variasi sentuhan, aroma dari minyak pijat, hingga komunikasi dengannya.

Wajib Tahu, Begini Cara Memandikan Bayi yang Benar dan Mudah

Demikian pembahasan mengenai manfaat pijat bayi yang dilakukan seorang ibu. Semoga bermanfaat. Salam dari kami.

Artikel Menarik Lainnya: