Ketika tenggorokan terasa sakit dan berdahak tentu sangat tidak nyaman. Kondisi ini bisa terjadi pada siapapun, termasuk anak balita. Saat bayi Anda terserang kondisi seperti ini pasti akan membuatnya rewel. Namun, kali ini Anda tidak perlu khawatir. Karena ada banyak cara mengeluarkan dahak pada bayi, tentunya dengan menggunakan bahan-bahan yang aman.

Dahak atau yang biasa dikenal sebagai lender mengandung sel darah putih. Sebenarnya lender ini suatu suatu proses atau mekanisme yang diberikan tubuh untuk menumpas kuman. Meski tidak berbahaya, tumpukan lender jika terlalu berlebihan akan membuat saluran napas terganggu. Apabila saluran pernapasan bayi terganggu ini merupakan hal yang membahayakan.

Sering kali si kecil mengalami masalah flu atau batuk. Kondisi seperti ini terkadang membuat orangtua tidak tenang dan serba salah. Tentunya bagi beberapa orangtua mungkin kesulitan menghadapi masalah flu atau batuk pada anak, apalagi kalau harus mengeluarkan dahak ketika flu melanda. Kekhawatiran orangtua kian bertambah ketika si kecil kesulitan mengeluarkan dahak tersebut.

Cara Mengeluarkan Dahak Bayi

Kita tahu, bahwa bayi tentu sulit untuk mengeluarkan dahak. Hal tersebut dikarenakan dinding dada mereka belum sepenuhnya berkembang dengan baik dan sempurna. Sehingga mereka memerlukan sedikit bantuan untuk mengeluarkan dahak dari saluran pernapasannya agar lebih mudah bernapas dan menghindari peradangan. Lalu bagaimana cara mengeluarkan dahak pada bayi? Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan agar dahak pada bayi bisa keluar dengan mudah dan aman.

1. Uap

Mula-mula Anda bisa sediakan baskom yang berisi air hangat. Anda juga bisa mencampurkan beberapa tetes minyak kayu putih. Kemudian, baskom air hangat itu disimpan di ruangan tidur anak. Hal tersebut bisa membuat anak menghirup uap dari baskom. Cara sepeti ini dapat membantu melegakkan saluran pernapasan anak dan membantu mengencerkan dahak, agar lebih mudah dikeluarkan.

2. Menepuk punggung bayi

Yang harus diingat ketika Anda melakukan cara ini, Anda harus melakukannya dengan hati-hati. Pertama posisikan bayi dalam posisi tengkurap. Lalu, tepuk-tepuk pelan punggung bayi. Posisikan juga bayi Anda ke posisi miring, sebelah kanan atau kiri. Kemudian setelah itu, tepuklah perlahan bagian dada samping bayi. Lendir biasanya akan dimuntahkan anak, atau dikeluarkan melalui feses.

Baca Juga: Begini Cara Memandikan Bayi Baru Lahir dengan Mudah

3. Pemberian ASI

Kebutuhan cairan dalam tubuh dapat membantu mengencerkan lendir. Sehingga Anda harus memenuhi kebutuhan cairan dengan sempurna. Hal tersebut akan membuat bayi lebih mudah mengeluarkan lendir. Bagi bayi berusia di bawah enam bulan, coba berikan lebih banyak ASI. Mengonsumsi Asi, juga akan membantu bayi Ibu untuk mengeluarkan dahak melalui feses. Hal itu dapat dilakukan ketika bayi mengeluarkan air ludah atau bersin dan muntah. 

4. Berjemur di pagi hari

Berjemur di pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 pagi juga disebut bisa membantu melegakkan dahak bayi Anda. Silahkan Anda mulai mencoba cara ini.

5. Menghangatkan bayi

Kegelisahan bayi disebabkan dahak yang mengental di saluran pernapasannya. Terutama ketika bayi akan tidur dan makan. Hawa panas yang dihasilkan tubuhnya bisa membantu mengencerkan dahak dan mengeluarkannya. Yang dapat Anda lakukan yaitu memakaikannya baju hangat, memberikannya minyak khusus, misalnya minyak telon. Namun, Anda juga perlu mengingat bahwa beberapa bayi bisa mengalami alergi akibat minyak telon. Membuat ruangan agar tetap hangat, bersih dan cukup steril dari debu pun dapat mencegah penumpukan dahaknya.

6. Tidurkan bayi dengan posisi berbeda

Jika bayi biasa tidur dengan posisi kepala sejajar dengan badan, Anda bisa mengubah posisi tersebut. Anda dapat memberikan bantal pada kepalanya agar posisi kepalanya lebih tinggi. Posisi seperti itu, cukup membantu bayi dalam mengatasi hidung tersumbat dan mengeluarkan dahak di saluran pernasafannya. Bukan hanya itu, Anda juga bisa memosisikan bayi dengan posisi tengkurap saat tidur, sehingga membantu Anda untuk mengeluarkan dahaknya. Namun, pastikan dulu jika posisi tersebut tidak ada menghalangi hidung dan saluran pernafasannya.

7. Tetesan air garam

Sebelum Anda menggunakan cara ini, Anda siapkan alat tetes yang bisa Anda temukan di apotek. Selain itu, Anda juga perlu alat suntik tanpa jarum untuk mengeluarkan lendir atau dahak melalui hidung si kecil ini. Hal ini bisa Anda lakukan saat si kecil akan makan sehingga nantinya mudah si kecil untuk makan.

Baca Juga: Wajib Tahu, Begini Cara Memandikan Bayi yang Benar dan Mudah

Apablila pengobatan sudah dicoba semua namun tidak lekas membaik, dalam artian si kecil masik kesulitan bernapas, atau napasnya jadi sangat cepat, demam tinggi, warna kulit kebiruan, dan gejala memburuk lainnya, Anda bisa mulai konsultasikan kondisi tersebut pada dokter anak segera.

Demikianlah beberapa cara mengeluarkan dahak pada bayi yang bisa Anda lakukan di rumah. Kini Anda tidak perlu khawatir dengan kondisi bayi Anda ketika mengalami penumpukan dahak pada tenggorokan si kecil. Semoga bermanfaat. Salam dari kami.

Artikel Menarik Lainnya: