Skip to main content

follow us


Sama halnya orang dewasa, bayi juga mengalami pilek. Pilek ini dapat menjadi penyebab hidung tersumbat. Apalagi pada bayi, orang dewasa pun pasti akan merasa tidak nyaman jika mengalami hidung mampet. Apabila hidung tersumbat dialami bayi akan lebih rewel. Sehingga cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi harus dilakukan dengan tepat dan aman. Mengingat bayi masih rentan terhadap sesuatu.

Biasanya hidung tersumbat pada bayi disebabkan karena sistem kekebalan tubuh bayi yang masih berkembang. Hal itulah yang membuat bayi lebih rentang terhadap flu. Bahkan di tahun pertama bayi akan terkena flu atau pilek sekitar 4 sampai 10 kali.

Melalui orang-orang di sekitar bayi biasanya virus flu ini mulai tertular, atau bisa karena mainan-mainan bayi yang sudah terkontaminasi. Apalagi saat udara dingin, hidung bayi akan menjadi lebih kering dan membuat virus lebih mudah menyerang tubuh. Sehingga flu tidak dapat dihindarkan yang menimbulkan hidung tersumbat.

Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi 


Bagi para orangtua tentu akan merasakan kekhawatiran jika kondisi ini dialami pada bayi mereka. Apalagi bagi mereka para orangtua baru. Mereka akan merasa bingung bagaimana cara yang tepat dalam menangani masalah hidung tersumbat. Ada beberapa cara mengatasi hidung bayi tersumbat. Berikut beberapa cara mengatasi hidung bayi yang tersumbat di antaranya:

1. Berikan Spray 

Hal pertama yang dapat Anda coba lakukan adalah dengan memberikan spray hidung. Spray hidung berisi cairan garam (saline water) yang bisa menghilangkan mampet pada hidung. Cara seperti ini efektif untuk diberikan pada bayi yang usianya kurang dari 6 bulan. Anda dapat mencari spray hidung di apotek atau toko obat yang sudah terpercaya.

Baca Juga: 10 Cara Mengatasi Pilek pada Bayi yang Ampuh

Spray yang dapat Anda gunakan adalah saline (obat semprot hidung) yang sering disebut nasal spray. Spray ini aman digunakan untuk bayi, balita, dan anak-anak. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi produksi lendir yang menyumbat hidung.

Anda dapat menggunakan obat ini ketika bayi berbaring. Lalu, dongakkan sedikit kepala bayi dan semprotkan sebanyak 2-3 kali melalui lubang hidung si kecil. Selain itu, Anda bisa juga menggunakan saline dalam bentuk obat tetes, untuk mengurangi lendir dan mengatasi hidung tersumbat pada bayi.

Caranya Anda dapat baringkan dan dongakkan kepala bayi. Lalu, teteskan obat sebanyak 2-3 kali ke masing-masing lubang hidung dan tunggu sampai 60 detik. Setelah itu lendir akan keluar dan bayi akan bersin atau batuk.

2. Bersihkan hidung 

Terkadang apabila tidak dibersihkan, ingus atau lendir bayi akan mengeras dan menjadi kerak. Sebenarnya, para orangtua harus membersihkan hidung bayi saat sedang flu atau sedang tidak flu alias baik-baik saja. Hal ini perlu dilakukan sebagai pencegahan penyumbatan hidung.

Untuk melakukannya, Anda dapat menggunakan cotton bud (korek kuping). Anda basahi korek kuping dengan air hangat. Lalu Anda mencungkil kotoran yang sudah keras di dalam hidung. Dalam melakukannya, Anda harus pelan-pelan dan lembut dan sebaiknya lakukan ini saat bayi sedang tidur.

3. Berikan uap ruangan

Penguapan pada ruangan bisa Anda lakukan menggunakan asap dan kabut uap. Asap atau kabut uap ini akan bekerja membersihkan kotoran pada udara yang menyebabkan terkena flu. Di samping itu, penguapan kamar bayi akan memberikan efek tenang, sehingga tidur bayi menjadi lebih nyenyak.

4. Tepuk-tepuk bagian belakang bayi

Pada kenyataannya, menepuk lembut bagian punggung bayi akan memberikan ketenangan pada bayi dan dapat mengatasi hidung tersumbat. Lakukan dengan cara baringkan posisi bayi tengkurap. Lalu menepuk dengan lembut bagian belakang bayi. Dengan demikian, lendir atau ingus yang menghambat hidung bernapa akan menurun dan keluar serta membuat batuk atau bersin bayi mudah keluar.

Baca Juga: Inilah 5 Cara Menurunkan Panas pada Bayi yang Dilakukan di Rumah

5. Atur posisi tidur

Anda dapat menempatkan bantal lebih banyak di kasur anak. Hal ini bertujuan agar posisi kepala bayi bisa sedikit miring atau lebih tinggi dari kaki bayi. Dengan posisi seperti ini, lendir bayi akan lebih mudah keluar dari hidung bayi.  Apabila bayi Anda sudah berusia lebih dari 6 bulan, berikan cairan berupa air hangat agar bayi terhidrasi dengan baik. Jangan lupa untuk menjaga kondisi tubuh bayi tetap hangat.

6. Sedot ingus bayi dengan bulb syringe

Apabila lendir tak kunjung keluar setelah menggunakan obat tetes atau semprot, Anda dapat menggunakan bulb syringe atau penyedot ingus bayi. Cara yang satu ini cocok bagi bayi yang masih berusia di bawah enam bulan. Setelah menggunakan obat tetes, supaya lendir cepat keluar Anda bisa menyedotnya dengan alat ini.

Caranya, Anda dapat memencet bagian yang menggembung pada alat. Kemudian, masukkan pipet ke dalam lubang hidung dan lepaskan bagian yang menggembung. Ingus akan tersedot ke dalam alat dan membuat si kecil terbebas dari hidung yang mampet.

Baca Juga: Cara Mengatasi Pilek pada Bayi 0 - 1 Bulan yang Aman Dilakukan

Demikian cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang dapat Anda praktekkan di rumah. Sekarang Anda tidak perlu cemas. Semoga bermanfaat. Salam dari kami.

Artikel Lainnya: