Penikahan adalah suatu ikatan antara dua orang sejoli laki-laki dan perempuan. Kedua pasangan ini tentu memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Namun mereka dalam suatu ikatan pernikahan akan membangun keluarga yang kerap diterpa badai masalah. Ikatan pernikahan ini pun bukan dijalani hanya setahun dua tahun, tapi selamanya. Sampai maut memisahkan dan berjumpa kembali di hari kelak.

Setiap pasangan suami istri pasti mengidam-idamkan memiliki keluarga harmonis. Jika sebagian orang mungkin beranggapan bahwa keluarga bisa harmonis disebabkan faktor materi maka itu salah. Pasalnya membangun keluarga harmonis tidak dipengaruhi faktor materi. Melainkan harmonis diartikan sebagai kehidupan rumah tangga yang bahagia, tenang dan nyaman. Namun ada beberapa tips keluarga harmonis.

Kunci utama rumah tangga yang harmonis yakni adanya rasa ikhlas yang dimiliki suami maupun istri untuk saling membahagiakan. Hal tersebutlah yang akan menjalin keharmonisan dalam keluarga. Namun, menjalin keluarga harmonis bukan hal yang mudah. Bisa dikatakan gampang-gampang susah. Banyak hal yang harus dikorbankan dan diperjuangkan dalam membina keluarga.

Dalam keluarga tidak selalu soal kebahagiaan. Tapi terkadang juga dalam keluarga diterpa kesedihan. Bahkan banyak di antara kesedihan karena membutuhkan pengorbanan. Pengorbanan demi pengorbanan yang seseorang jalani dalam membina keluarga dari waktu ke waktu kerap menimbulkan rasa letih. Ada kalanya seseorang merasa teramat lelah dan membiarkan ego menguasai diri.

Hal-hal yang awalnya tidak ingin terjadi bisa menjadi kenyataan dan bumerang dalam keluarga. Pernikahan kerap menimbulkan pertengkaran. Kata sepakat menjadi hal yang sulit untuk dicapai. Hingga tanpa sadar seseorang telah meletakkan pernikahan persis di ujung tanduk.

Sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dalam kehidupan rumah tangga, lebih baik mendorong keluarga agar tetap menjadi harmonis. Meski bukan hal mudah, tapi kalau seseorang memiliki niat dan mau meredam ego, membangun keluarga harmonis tentu bukan hal sulit. Bahkan menjadi sangat mudah karena ikhlas menjalani kehidupan bahtera rumah tangga.

Tips Keluarga Harmonis

Jika Anda bingung bagaimana cara membangun keluarga harmonis, ada beberapa tips yang bisa dipraktekkan dalam keluarga agar harmonis. Berikut ini 12 tips keluarga harmonis yang dapat Anda coba lakukan, di antaranya:

1.  Memahami akhlak dan tugas seorang suami 

Seorang suami harus memahami apa yang menjadi tugasnya sebagai kepala rumah tangga. Ada banyak sekali tugas suami dalam membina rumah tangga yang harmonis salah satunya yaitu membayar mahar, menggaulinya dengan baik dan memberikan nafkah baik itu makanan, pakaian maupun tempat tinggal.

Selain itu, suami jangan sampai berbuat kasar terhadap istri dan tidak boleh pelit dalam menafkahi istri maupun anaknya. Jika suami mempunyai istri yang bersikap buruk maka hadapilah dengan sabar. Dan hal terpenting untuk membangun rumah tangga yang harmonis yaitu suami harus mengajarkan dan juga membimbing istri agar selalu taat kepada Allah SWT.

2.  Memahami akhlak dan tugas seorang istri

Bukan hanya suami yang berperan dalam membangun keluarga harmonis. Namun, sang istri juga turut serta dalam memenuhi semua kewajiban dirinya dalam keluarga. Rumah tangga yang harmonis sangat dipengaruhi oleh akhlak dan juga bagaimana istri memenuhi kewajibannya.

Selain itu sebagai istri hendaknya kita mengutamakan berbagai tugas rumah tangga dan juga ketika berada di depan suami segera berdandan agar suami merasa senang saat melihat kita. Sikap lainnya yaitu jagalah kehormatan suami dan jangan sampai bersikap menyebalkan di depan suami jika Anda sedang dalam keadaan tidak mood dan tidak ingin bertemu suami maka jangan sampai menghindarinya.

3.  Mempunyai komunikasi yang baik

Komunikasi merupakan satu hal yang dapat mempengaruhi harmonisnya suatu rumah tangga. Jika tidak begitu, dikhawatirkan menimbulkan kesalahpahaman yang nantinya memicu adanya pertengkaran. Sesibuk apapun aktivitas pekerjaan suami maupun istri harus selalu menyempatkan untuk saling menghubungi satu sama lain agar terjalin komunikasi yang baik.

4.  Menerapkan sikap saling terbuka

Sikap saling terbuka atau mushorohah merupakan sikap yang sangat penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis. Dimana yang sebelumnya haram akan menjadi halal ketika telah melakukan pernikahan contohnya seperti halal dalam bersentuhan.

Dengan menumbuhkan sikap saling terbuka maka akan membuat timbulnya rasa saling percaya antara istri dan suami. Dengan begitu maka suami ataupun istri akan mengetahui kepribadian, kesenangan, kebiasaan dan juga hal yang tidak disukai oleh istri ataupun suami.

5. Meluangkan waktu untuk keluarga

Sibuk bekerja bukan menjadi alasan untuk tidak ada waktu berkumpul dengan keluarga. Waktu merupakan hal yang sangat berharga dan tak ternilai jika dibandingkan dengan uang sekalipun. Jangan sampai karena sibuk mencari nafkah, tapi tidak mempunyai waktu untuk kumpul bersama keluarga. Oleh karena itu luangkan waktu untuk keluarga, meskipun hanya sebentar tetapi hal itu sangat berkesan dan akan membuat rumah tangga menjadi harmonis.

6. Menerima kelebihan dan kekurangan pasangan

Tidak ada manusia yang sempurna, begitu pun diri kita dan pasangan kita. Alangkah tidak adilnya bila kita hanya menerima sisi positif pasangan dan menolak sisi negatifnya. Penerimaan kita terhadap kekurangan pasangan akan meredam ketegangan yang kerap muncul dalam pernikahan. Sering-seringlah mengingat kelebihan pasangan, agar kita bisa senantiasa menghidupkan rasa cinta dalam hati dan meminimalisir pertengkaran.

7. Ucapkan kata cinta kepada pasangan kita

Mengucapkan kata cinta memang terlihat sangat sederhana, akan tetapi jika usia pernikahan telah lama terkadang suami ataupun istri sudah jarang mengucapkan kata cinta dan juga sayang. Oleh karena itu sering-seringlah mengucapkan kata-kata sayang ataupun cinta kepada pasangan.

8. Memaafkan dan melupakan kesalahan pasangan di masa lalu

Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, baik kesalahan kecil maupun besar. Memaafkan dan melupakan kesalahan pasangan di masa lalu bukanlah hal yang mudah. Namun bila kita telah berkomitmen untuk mempertahankan pernikahan, maka memaafkan dan melupakan kesalahan pasangan merupakan salah satu jalan untuk membina keluarga harmonis.

9. Memperbaiki diri

Kita tidak bisa mengharapkan orang lain berubah, tanpa terlebih dahulu kita yang mengubah diri sendiri. Sebagaimana pasangan kita yang tak sempurna, sesungguhnya kita pun jauh dari sempurna. Boleh jadi sikap dan kebiasaan buruk yang kita miliki – dan sering tidak kita sadari-merupakan satu sebab yang memicu timbulnya perselisihan.

10.  Meminta maaf terlebih dahulu

Merasa diri paling benar dan sikap menyalahkan pasangan adalah jalan termudah untuk mengakhiri sebuah pernikahan. Kita bisa merancang semua alasan untuk membenarkan sikap kita. Meminta maaf tidak membuat kedudukan kita menjadi rendah di matanya, sebaliknya, akan memecahkan kebekuan yang telah terbentuk sebelumnya.

Baca Juga: 4 Ciri Ciri Keluarga Sakinah Penuh dengan Ketenangan

11.  Hindari berburuk sangka

Tuduhan yang tidak mendasar sering kali menjadi pemicu sebuah pertengkaran dalam rumah tangga. Menghindari berburuk sangka pada pasangan akan membuat kita rileks dalam menjalani kehidupan dan membuat kita fokus untuk membina keluarga harmonis.

12.  Berdoa

Mendekatkan diri pada Sang Pencipta serta berdoa, merupakan salah satu cara untuk menyelamatkan sebuah pernikahan dan membentuk keluarga harmonis. Hanya dengan memiliki keyakinan dan bersandar pada kekuatan Tuhan, kita mampu bertahan dan menjalani kehidupan pernikahan dengan baik.

Itu dia tips-tips untuk menjadi keluarga harmonis yang bisa kalian coba. Salam dari kami.

Artikel Menarik Lainnya: