Skip to main content

follow us

Dalam rumah tangga terdapat dua kepala berbeda yang disatukan dalam ikatan suci pernikahan. Dua kepala tersebut adalah suami istri. Hampir bahkan semua pasangan suami istri ingin memiliki hubungan asmara yang langgeng dalam keluarganya. Namun, setelah menjalani kehidupan rumah tangga yang sebenarnya, ditemukan banyak permasalahan yang datang silih berganti. Karena untuk menggapai suatu hubungan yang indah, tentu membutuhkan perjuangan dan pengorbanan.

Hubungan pasangan suami istri yang langgeng tidak tiba-tiba terjadi begitu saja. Keluarga sakinah, mawaddah dan rahmah dibangun dengan penuh lika-liku. Ada halangan dan rintangan yang akan terus mengikuti dalam hubungan rumah tangga. Oleh karena itu, pasangan suami istri harus saling memahami dan menghargai satu sama lain agar tercipta hubungan yang langgeng, baik di dunia maupun di hari kelak. Karena tujuan pernikahan dalam islam untuk mencapai ridho ilahi agar selalu berada di jalan yang lurus menuju surga-Nya.

Cara Membuat Hubungan Langgeng

Seperti yang sudah dijelaskan, bahwa membangun hubungan yang langgeng itu tidak mudah tapi bukan berarti tidak bisa. Asalkan seseorang mau berusaha dan berdoa semua akan terjadi atas izin Allah SWT. Membuat hubungan pasangan suami istri menjadi langgeng harus dibangun oleh masing-masing suami dan istri.

Suami maupun istri harus sama-sama saling melengkapi satu sama lain. Meski membutuhkan proses yang tidak mudah, suami dan istri tetap saling mendukung dalam perkara-perkara untuk mencari ridha Allah SWT. Pasangan harus senantiasa menyerahkan segara masalah kepada-Nya.

Cara agar Hubungan Tetap Langgeng

Bagaimanapun apa yang terjadi di muka bumi ini adalah atas kehendak Allah. Ketika di terpa masalah dalam rumah tangga, seharusnya suami dan istri selalu kembali kepada Allah SWT dengan menyerahkan semua masalah kepada-Nya serta meminta dibukakan petunjuk. Usaha dan do’a harus selalu beriringan. Kedua pasangan suami istri harus saling terbuka dan menjalin komunikasi yang intens.

Cara agar Hubungan Tetap Langgeng dan Romantis

Selain mengharapkan membangun hubungan tetap langgeng, dalam rumah tangga juga diperlukan hubungan yang romantis. Salah satu hal untuk mencapai hubungan langgeng dengan pasangan adalah membuat hubungan yang romantis bersama pasangan. Romantis kadang dikaitkan dengan kasih sayang dari pasangan kita, suami atau istri.

Hampir semua orang pun paham bahwa setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menunjukkan kasih sayang pada pasangannya. Ada yang sulit mengatakannya secara langsung dan ada pula mudah menyampaikannya lewat sikap dan tindakan.

Apapun caranya, mengekspresikan rasa cinta adalah salah satu kunci hubungan langgeng dan sehat. Penting juga untuk memahami serta menerima apapun cara yang pasangan Anda lakukan, sekalipun tindakan tersebut berbeda dengan Anda.

Sebenarnya ada hal yang lebih sulit dibandingkan dengan membuat atau membangun hubungan agar langgeng dan romantis. Hal itu adalah menjaga. Tidak dipungkiri perihal menjaga hubungan adalah perkara yang gampang-gampang susah.

Baca Juga: 12 Tips Keluarga Harmonis yang Paling Diidamkan

Pasangan suami istri harus menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Tidak bisa oleh salah satunya, istri saja ataupun suami saja. Keduanya berperan penting untuk menjalin hubungan yang harmonis. Masalah demi masalah dilalui bersama dan saling terbuka dengan hal apa saja yang terjadi dalam rumah tangga.

Cara Menjaga Hubungan agar Tetap Langgeng

Apabila tidak demikian, permasalahan yang tidak diselesaikan bersama dikhawatirkan akan berakibat pada kurang harmonisnya hubungan keluarga. Bahkan bisa menimbulkan konflik yang lebih tidak diinginkan lainnya. Tentu Anda tidak ingin mengalami hal tersebut bukan? Lalu, bagaimana cara menjaga hubungan agar tetap langgeng? Berikut di antaranya:

1. Perlakuan Baik dan Ketaatan

Suami memiliki kewajiban untuk memperlakukan istri dengan baik, sabar menghadapi istri dan berlapang dada. Bukan hanya itu, suami juga harus mengetahui bagaimana cara membahagiakan istri. Sedangkan kewajiban istri terhadap suami  adalah mentaati perintah suami (selama perintah itu dalam hal kebaikan).

2. Saling Memahami

Pasangan suami istri tumbuh dalam lingkungan yang berbeda dan memiliki sifat sikap yang berbeda pula. Terkadang suami istri mengalami masalah perbedaan pendapat. Sebagai istri atau suami yang baik hendaknya dapat mengerti bahwa hal tersebut tidaklah seharusnya memengaruhi dalam berperilaku atau interaksi dalam rumah tangga, apalagi sampai memengaruhi dalam pengambilan keputusan untuk suatu tindakan. Kewajiban dalam Rumah Tangga bagi suami/istri yaitu saling memahami keadaan yang demikian demi mencapai keselarasan dalam berumah tangga.

3. Jujur Satu Sama Lain

Dalam kehidupan berumah tangga suami istri harus jujur akan apa yang dipikirkan dan hendak dilakukan. Kejujuran merupakan pondasi penting dalam membangun rasa kepercayaan satu sama lain. Sulit untuk memahami pasangan jika tidak ada rasa kepercayaan di antara keduanya. Jika suami atau istri ada yang melakukan kesalahan, janganlah sungkan untuk terlebih dahulu meminta maaf. Keberanian dalam mengakui kesalahan tentu akan meningkatkan rasa percaya oleh pasangan.

4. Saling Menghormati

Masing-masing individu merasa perlu untuk dihormati dan dihargai, termasuk bagi pasangan suami istri. Suami istri harus saling menghormati dan menghargai. Istri diwajibkan untuk taat dan mematuhi suami dan suami harus menghormati istri.

5. Berusaha Menyenangkan Pasangan

Banyak cara untuk menyenangkan pasangan kita. Bila seorang istri bisa dilakukan dengan berdandan cantik untuk di depan suami atau memasak makanan kesukaan suami. Seorang suami bisa dengan memuji masakan istri.

6. Mencari Solusi Bersama

Menikah berarti membangun hidup bersama, saling berbagi satu sama lain, begitu juga ketika ada masalah atau konflik dalam keluarga yang melanda harusnya dibicarakan berdua agar menemukan solusi bersama. Suami atau istri adalah partner dalam berbagai hal. Bahkan jika hanya masalah kecil saja, tidak ada salahnya untuk meminta pendapat pada pasangan untuk menemukan penyelesaian.

7. Qana’ah

Yang namanya hidup berumah tangga, artinya harus berusaha mandiri demi mencukupi kebutuhan bersama-sama. Jangan membandingkan dengan keadaan ketika sebelum menikah yang apa-apanya saja bisa didapatkan dari orang tua atau oleh pendapatan sendiri.

Saat berubah haruslah bisa membagi dengan tepat mana kebutuhan pribadi, mana kebutuhan bersama. Bersyukur terhadap apa yang telah diberikan oleh Allah atas rezeki yang diterima akan membuat kehidupan berumah tangga terasa lebih berkah.

8. Memanggil dengan Panggilan Sayang

Suami bisa memberikan panggilan kesayangan pada istri seperti halnya yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Berpedoman pada Rasulullah SAW ketika beliau memanggil Aisyah RA dengan sebutan Humaira, yang artinya Merah Delima. Istri pun juga bisa melakukan hal yang sama terhadap suami. Karenanya, pilihlah panggilan yang memang benar-benar baik dan pasangan juga menyukainya.

9. Toleransi, Solidaritas dan Kepedulian

Tidak benar untuk menuntut kesempurnaan dari suami maupun istri karena pada dasarnya manusia tidaklah ada yang sempurna (kesempurnaan hanya milik Allah SWT). Baik suami maupun istri pasti tidak luput dari yang namanya berbuat kesalahan. Oleh sebab itu, penting untuk memiliki rasa toleransi demi menghindari kekeliuran apalagi kekerasan.

Baca juga: Ingin Miliki Keluarga Bahagia? Begini Rahasianya

10. Sakralitas Rumah Tangga

Membangun rumah tangga jika hanya dipandang dari segi materi tentu akan terasa berat. Karena itu, ingatlah bahwa tujuan Membangun Rumah Tangga Dalam Islam adalah untuk mendapat kebaikan dengan berkah dari Allah SWT. Maksud sakralitas di sini adalah di mana dalam berumah tangga segala sesuatunya harus didasari atas ketaatan terhadap syariat Allah SWT.

Artikel Lainnya: