Ini Dia Kebiasaan Buruk yang Merusak Mata Anak

Ini Dia Kebiasaan Buruk yang Merusak Mata Anak

Mata adalah anugerah paling indah sekaligus merupakan jendela dunia. Namun sayang, kadang anugerah ini kadang diabaikan oleh banyak orang.

Kesehatan mata anak bisa terganggu atau bahkan mengalami kerusakan jika orang tua tidak disiplin memperhatikan kebiasaan anak yang bisa memicu kerusakan mata. Apa saja itu?

4 Kebiasaan Buruk yang Merusak Mata Anak

Ternyata ada beberapa kebiasaan anak yang perlu orang tua kontrol untuk menjaga kesehatan mata si buah hati. Berikut ulasannya.
kebiasaan-buruk-yang-merusak-mata

1. Kebiasaan Menonton Terlalu Dekat
Tidak bisa dipungkiri bahwa televisi, atau laptop dan komputer sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia dewasa ini. Ketiga teknologi itu bisa digunakan untuk menonton. Terlebih lagi televisi, hampir semua rumah tangga di Indonesia sudah memilikinya, mulai dari kota sampai ke pelosok desa. Mulai dari anak-anak sampai dewasa biasanya menghabiskan banyak waktu di depan televisi. Termasuk anak-anak, biasanya anak-anak seolah terhipnotis jika sudah berada di depan televisi.

Nah, Anda perlu membatasi putra-putri untuk berada di depan televisi. Lebih jauh, jika anak Anda menonton dengan jarak terlalu dekat, bisa dipastikan lambat laun mata anak Anda bisa rabun. Hal ini harus Anda perhatikan.

2. Kebiasaan Main Game
Sekarang akses bermain game semakin mudah. Kalau dulu harus pakai PS 2 atau PS3, nah dengan teknologi android di handphone Anda membuat anak-anak semakin mudah mengakses berbagai macam game. Ribuan macam game di buat developer game yang bisa dengan mudah di download dan diakes lewat playstore.

Admin merasa sedih biasanya, banyak orang tua yang kelihatannya membiarkan hal ini. Bermain game secara berlebihan juga bisa merusak mata anak. Apalagi anak-anak biasanya tidak kuasa dan tidak punya kontrol dari dalam diri sendiri kapan ia berhenti main game dan kapan ia harus beristirahat. Lepas makan si anak akan main game lagi, dibanyak kasus malah anak-anak lupa makan kalau sudah di depan game.

Anda mesti waspada dan hati-hati terkait masalah ini. Soalnya hp sekarang serba canggih, tidak sama dengan 10 tahun sebelumnya. Game yang ada di hp bentuknya tidak menarik, monoton, dan biasanya hanya satu atau beberapa buah saja. Sekarang beda bangetlah Anda, ribuan game dengan bentuk dan variasi permainan yang bermacam-macam.

3. Kebiasaan Membaca yang Salah
Mempunyai anak yang rajin membaca itu perkara yang sangat baik dan positif. Betul tidak? Tapi, membaca itu mesti ada aturannya ya. Hal ini agar mata anak tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

Sering kita melihat anak-anak karena kurang disiplin atau belum paham akan akibatnya, mereka membaca buku sambil berbaring, bukan sambil tidur ya. Kalau tidur itu mah buku membaca buku tapi buku yang membaca kita.

Ada juga kebiasaan membaca di tempat redup dan remang-remang. Wah remang-remang...ada-ada aja.

Untuk kondisi seperti ini, orang tua harus memperbaiki sistem pencahayaan dalam kamar anak. Disediakan pencahayaan yang bagus buat si anak.

4. Kebiasaan Membaca Komik Online
Ada juga kebiasaan membaca yang patut Anda perhatikan, yaitu kebiasaan membaca komik online. Wah, kalau poin pertama tadi laptop atau PC hanya dijadikan tempat nonton ternyata banyak juga anak-anak sekarang menggunakannya untuk baca komik. Komiknya panjang-panjang lagi episodenya.

Rajin membaca sih, cuman bacaanya itu loh. Anda sebagai orang tua harus membatasi anak dalam hal ini. Sebab di Jepang sendiri, negara yang banyak membuat komik, anak-anak mereka hanya berada di kamar saja karena sibuk membaca komik online dibanding keluar luar rumah untuk bermain dan beraktivitas lainnya. Ini berakibat pribadi anak bisa menjadi soliter atau suka menyendiri.

Baca jugaIni Dia 6 Makanan untuk Penderita Amandel yang Sehat & Murah

Menurut anda apakah kebiasaan-kebiasaan di atas memang berbahaya buat kesehatan mata anak? Menurut anda apakah ada kebiasaan lain selain yang telah kami sebutkan?

Tidak ada komentar

Centang kotak "Beri tahu saya" agar mendapatkan notifikasi melalui email ketika ada yang membalas komentar kamu