Cara Mengatasi Ngompol pada Anak Usia 12 Tahun

Cara Mengatasi Ngompol pada Anak Usia 12 Tahun

Cara Mengatasi Ngompol pada Anak Usia 12 Tahun - Om dan tante punya anak yang usianya sudah menginjak remaja tetapi masih mengompol juga? Atau agan-agan sekalian yang masih remaja dan membaca tulisan ini, masih sesekali mengompol pada malam hari?

Om dan tante, admin sampaikan bahwa mengompol itu sesuatu yang normal, kalau penyebabnya juga normal. Oleh karena itu, jika ada anak remaja yang masih mengompol, maka itu wajar jika penyebabnya juga wajar. Tapi, mengompolkan bisa bikin malu-malu. Apalagi, kalau sudah berkunjung dan bermalam di rumah orang lain. Kan, jadi masalah. Ok, simak saja terus artikel ini, admin akan membahas tentang cara mengatasi ngompol pada anak remaja.

mengatasi-ngompol-pada-anak-usia-12-tahun

Cara Mengatasi Ngompol pada Anak Usia Remaja

Om dan tante, ngompol adalah keluarnya kencing atau urine yang secara tidak sengaja atau tidak disadari ketika sedang tidur. Biasanya sih, pada malam hari. Ternyata, ngompol tidak hanya terjadi pada malam hari. Pada faktanya, ada juga tuh ngompol pada saat mata masih melek, yaitu saat orang dalam ketakutan. Biasanya saat ketakutan, om dan tante tidak bisa mengendalikan hasrat untuk kencing. Jadinya, ngompol deh.

Seperti kami sampaikan tadi, bahwa ternyata ngompol itu bisa terjadi pada semua usia loh. Masa bayi dan balita, mungkin masih dianggap normal. Masa lansia (lanjut usia) biasanya juga demikian, jadi masih normal juga. Tapi, masalah kalau udaha mulai menginjak dewasa alias remaja masih ngompol juga. Nanti dikirain masih anak-anak.

Om dan tante, dalam dunia medis ngompol itu dibahasakan dengan bahasa latin yakni enuresis. Kalau ngompolnya khusus pada malam hari, maka ibu dan bapak dokter menamakannya dengan nocturnal enuresis. Oleh para ibu dan bapak dokter dibagi ke dalam dua jenis, yakni ngompol primer dan sekunder. Lantas, apa pula arti ngompol primer dan sekunder itu.

Ngompol Primer
Ngompol primer terjadi pada bayi dan balita. Itu kan normal ya. Ngompol primer ini akan berhenti dengan sendirinya ketika sang anak sudah menginjak masa sekolah biasanya pada umur 6 - 7 tahun. Kalau anak perempuan, biasanya lebih cepat berhenti untuk ngompol yakni pada umur 6 tahun saja. Tapi, kalau anak laki-laki ternyata lebih lambat yakni satu tahun setelah itu, yakni umur 7 tahun.

Ngompol Sekunder
Ngompol sekunder biasanya terjadi pada mereka yang mau menginjak masa dewasa (remaja) sampai masa dewasa dan lanjut usia.

Om dan tante, jika anda memiliki anak remaja yang masih mengompol, anak om dan tante sudah terkategori ngompol sekunder ya. Ngompol sekunder ini, harus ditahu lebih jauh apa penyebabnya. Setelah ditahu penyebab ngompolnya baru deh dilakukan penanganan. Untuk mengetahui itu, baiknya anak om dan tante di bawa saja ke dokter.

Tapi, sebelum itu admin akan uraikan beberapa penyebabnya ya, silahkan diteruskan bacaannya om dan tante.

Beberapa penyebab anak remaja masih mengompol:

1. Faktor Keturunan
Om dan tante, ternyata faktor keturunan punya peran mengapa anak remaja masih mengompol. Coba deh diselidiki lebih jauh lagi, siapa diantara om dan tante yang juga punya masalah serupa waktu masih remaja. Kalau tidak ada, selidiki lebih dalam lagi, dalam silsilah keluarga terdekat. Siapa tahu, ada faktor keturunan yang tidak dominan pada keluarga om dan tante, tetapi baru muncul dan terlihat pada anak om dan tante.

2. Gangguan Tidur
Om dan tante pernah mengalami mimpi pipis atau buang kecil. Nah, tahu-tahu setelah kencing di dalam mimpi anda baru sadar kalau anda juga kencing di tempat tidur. Kalau iya, mungkin saja anak remaja om dan tane juga demikian. Kalau itu sudah menjadi keseringan, maka gangguannya disebut oleh bapak dan ibu dokter dengan sleep apnea.

Apalagi itu sleep apnea? Sleep apnea adalah hasrata ingin buang air kecil yang masuk ke dalam mimpi seseorang.

3. Infeksi Kandung Kemih
Khusus untuk penyebab ini, biasanya menimpa anak perempuan. Pasalnya, pada wanita letak uretra atau saluran kemih itu berdekatan dengan vagina. Infeksi ini menyebabkan sering kencing dan ngompol pada saat tidur.

4. Diabetes
Om dan tante, mendengar kata diabetes ngeri juga ya. Ternyata usut punya usut, diabetes juga bisa menyebabkan seseorang menjadi sering ngompol. Penyebabnya karena jika seseorang terkena diabetes terutama diabetes inspidius maka ia akan memproduksi urine yang berlebih.

Produksi air kencing yang berlebih ini bisa membuat anak remaja atau seseorang menjadi sering kencing di siang hari dan kalau malam hari, ngompol deh. Hal ini dikarenakan, urine yang dihasilkan tubuh yang berlbih bisa membuat kerusakan saraf pada bagian kandung kemih sehingga kekuatan kontrol terhadap urine menjadi lemah. Diabetes atau kencing manis bisa menyerang usia kapan pun juga. Hal ini juga berlaku bagi remaja, bisa jadi ia menderita diabetes dini.

Lantas, bagaimana cara mengatasi ngompol pada anak remaja?

Cara mengatasi atau penanganan ngompol pada remaja dikategorikan menjadi dua yakni dengan pemberian obat (baik herbal/alami maupun dengan menggunakan obat kimiawi), dan cara selanjutnya ialah penanganan ngompol pada remaja tanpa menggunakan obat.

Untuk mengatasi ngompol dengan menggunakan sesuatu yang aman, maka penggunaan bahan alami atau herbal biasanya yang sangat dianjurkan. Beberapa bahan alami berikut yang bisa om dan tante gunakan:

1. Biji Labu
Om dan tante pernah makan labu kan? Enak nggak? Pasti enak ya, apalagi kalau dibuat kolak. Biji yang terdapat di dalam buah labu bisa anda gunakan sebagai obat alami mengatasi ngompol. Bijinya bisa di ekstrak dan dikonsumsi sebagai obat.

Biji labu oleh para peneliti dilaporkan mampu memperkuat otot otot panggul dan menjaga kesehatan ginjal. Lain daripada itu, biji labu juga mengandung lemal dan sterol yang dapat melindungi prostat dan meningkatkan kapasitas volume kandung kemih.

2. Buah Cranberry
Om dan tante, menurut informasi buah ini adalah buah asli Amerika. Bentuknya kecil-kecil, merah dan rasanya asam. Buah cranberry mengandung proanthocyanidin yang bermanfaat untuk mencegah infeksi saluran kemih, bisa juga mencegah diabetes. Mengkonsumsi buah ini bisa menurunkan kebiasaan ngompol.

Nah, itu cara mengatasi ngompol dengan menggunakan bahan alami atau obat herbal. Kalau yang tidak menggunakan obat, ada juga beberapa cara. Berikutnya caranya:

1. Senam Kegel
Om dan tante, pernah dengan senam kegel kan. Ternyata senam ini bisa digunakan sebagai cara untuk mengatasi kebiasan mengompol. Melalui senam kegel yang teratur, bisa memperkuat otot panggul anak remajanya om dan tante. Otot panggul yang kuat bisa membuat anak remaja om dan tante bisa mengontrol kandung kemih dengan baik.

2. Bladder Training Exercise
Bladder Training Exercise dilakukan jika anak remaja om dan tante ternyata memiliki kandung kemih yang kecil. Melalaui latihan ini akan dilatih menahan keluarnya air kencing selama beberapa waktu. Hasilnya nanti akan membuat anak remaja om dan tante lebih kuat menahan kencingnya.

3. Hipnoterapi
Ada juga cara lain yang bisa dilakukan yakni dengan menggunakan cara hipnoterapi dan psikoterapi. Ini baik jika indikasi atau penyebab ngompol anak remaja karena kondisi psikologi yang menjadi penyebabnya.

Baca juga6 Doa Untuk Anak dari Orang Tua agar Sholeh & Sukses Dunia Akhirat

Inilah informasi yang dapat kami sajikan terkait dengan Cara Mengatasi Ngompol pada Anak Usia Remaja. Semoga artikelnya bermanfaat, om dan tante.

Tidak ada komentar

Centang kotak "Beri tahu saya" agar mendapatkan notifikasi melalui email ketika ada yang membalas komentar kamu