Wanita Butuh Kepastian. Lamaran Mengalahkan Pacaran Selama 6 Tahun

Bicara Wanita - Kisah nyata bagaimana wanita sebenarnya membutuhkan sebuah kepastian dibandingkan hanya sebuah angan-angan. Hubungan antara pria dan wanita dalam bentuk pacaran adalah sebuah ketidak pastian, coba-coba, keraguan. Melamar dan menikah adalah hubungan kepastian, membuktikan komitmen bukan semata bualan bercampur retorika.

Wanita butuh kepastian, setidaknya inilah yang bisa kita ambil pelajaran dari sebuah kisah nyata. Kisah ini adalah kisah nyata yang dibagikan oleh netizen di akun facebooknya. Kisahnya pahit. Betapa tidak hubungan cinta dalam balutan pacaran yang telah dirajut selama 6 tahun akhirnya harus putus, pupus dan kandas. Penyebabnya adalah si wanita, telah dilamar oleh pria lain. dan wanita tersebut menerima lamaran tersebut.

Lamaran mengalahkan pacaran selama 6 tahun. Seperti itulah kejadiannya. Berikut adalah gambar  percakapan yang di upload oleh si pria.
Wanita Butuh Kepastian. Lamaran Mengalahkan Pacaran Selama 6 Tahun
Berikut adalah percakapan mereka via BBM:
Wanita: 
Ya Allah. Tear. Maafin akun ya fred, maafin semua salahku, yang selalu menyakiti perasaan km. Tear. Dan terimakasih banyak udah pernah hadir dalam hidupku, pernah membahagiakanku, terimakasih selalu mencintaiku, percaya dgnku banyak berkorban waktu untukku, selalu setia, semua yang pernah kamu lakukan tidak pernah akan sia-sia...aku selalu mengingat dan bisa mengenang...Semoga perasaan sayang itu sekarang sudah hilang...aku bukan wanita yang baik...Aku gak pantas km cintai, karna aky lebih memilih laki lain, dari dulu aku gak pernah bisa mengerti perasaan km..Semoga km bisa menemukan wanita yg lebih baik dariku dan menjadi pendamping hidup km.

TERIMA KASIH UNTUK SEMUANYA > :) <

Sudah Ya Fredy Tolong km Hapus perasaan sayang itu...

Pria:
Iyaa...Iyaa...Ga papa kok Dian..Ga usah terlalu dipikirin.

Wanita:
Karn aku sudah jelas lebih memilih laki' yg lain dan laki' itu juga mencintaiku dan mau melamar ku.
dst...

Begitulah, sebuah kisah antara pria dan wanita dalam hubungan pacaran. Kita bisa melihat bahwa, wanita sebenarnya lebih menyukai pria yang mau berkomitmen. Pacaran adalah ikatan tanpa komitmen. Bisa putus bisa nyambung. Terikat namun belum dalam ikatan tanggung jawab.

Seperti kata Ust. Felix, bahwa jika seorang pria melamar wanita untuk mrnikah, maka segala bentuk komitmen telah dibuktikan. Ia telah mengambil peran dan tanggung jawab itu. Tugas seorang ayah untuk mendidik anak perempuannya telah beralih kepadanya. Maka ini sungguh sebuah ikatan yang kuat.

Tiada obat bagi dua insan yang saling mencintai kecuali dengan pernikahan. Sebuah untaian kalimat hikmah. Dua insan yang saling menyinta tiada yang bisa menyatukannya kecuali dengan pernikahan. Manusia diberi oleh Allah SWT naluri untuk menyukai lawan jenisnya. Namun, ada aturan yang dibuat khusus untuk mengatur ikatan itu agar menjadi baik.

Jodoh memang kita tidak tahu. Namun, kita yang memilih bagaimana cara, jalan memilih jodoh itu. Apakah dengan jalan yang benar atau jalan yang salah? Dengan jalan dosa, pacaran dulu baru menikah atau dengan jalan selamat, nikahi kemudian nikmati proses pacaran setelah menikah?

Jika mungkin dihadapkan dalam dua pilihan antara pria yang mengajak pacaran namun belum diketahui kapan ia akan melamar dan kemudian menikahi dengan pria yang melamar, maka pasti wanita akan cenderung untuk memilih pria yang melamarnya. Maka, wahai wanita semoga ini menjadi pelajaran dan begitu pun pria, maka seyogyanya begitulah cara memperlakukan wanita yang engkau cintai. Berikan komitmen dengan menikahi bukan semata janji palsu. Semoga bermanfaat...

Posting Komentar

Berilah komentar atau masukan yang baik. Komentar anda akan terbit jika sudah disetujui admin.