Pernikahan Homo WNI dengan Bule di Bali Pernikahan Homo WNI dengan Bule di Bali | Bicara Wanita

Pernikahan Homo WNI dengan Bule di Bali

Bicara Wanita, Berita - Beredar foto pernikahan pasangan homoseksual yang melangsungkan pernikahannya di Bali. Foto pernikahan tersebut pada awalnya heboh saat netizen pemilik akun Ali Subandoro menggunggah foto pernikahan sejenis antara Tiko Mulya (warga negara Indonesia) dan Joe Tully (Warga negara asing).

Penelusuran selanjutnya di mesin pencari oleh admin Bicara Wanita, tidak menemukan lagi akun yang dimaksud. Akun ini telah hilang, dan mungkin telah dihapus.
Pernikahan Homo WNI dengan Bule di Bali
Tiko Mulya dan Joe Tully/visimuslim.com

Pernikahan Homo WNI dengan Bule di Bali ini banyak ditanggapi oleh khayalak dunia maya. Mereka pada umumnya mencerca hal demikian. Dan secara kodrati hal itu memang terlarang.

Pemerintah setempat di Bali belum mengetahui adanya aktivitas pernikahan tersebut. Geburnur Bali I Made Mangku Pastika menegaskan bahwa jika memang itu terjadi di Bali, maka pihaknya melarang keras pernikahan yang bertentangan dengan agama Hindu.  Untuk itu, ia akan menanyakan kebenaran tersebut kepada majelis utama desa pakraman setempat.

Pernikahan sejenis yang dilakukan, sering kali menggunakan dalih Hak Asasi Manusia untuk membenarkan perbuatan nista mereka. Padahal secara logika, seanjing-anjingnya, Anjing. Anjing jantan tidak akan pernah mengejar anjing jantan lainnya untuk kawin, status netizen di facebook.

Kenyataannya hal ini terjadi pada manusia. Manusia yang akalnya telah kabur bahkan dimatikan oleh manusianya sendiri dengan mengikuti hawa nafsunya, bisa saja lebih hina daripada binantang ternak.

Homosukseal, Mendatangkan Kehancuran dan Laknat

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Artinya: Allah melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth (kaum homo/cinta sejenis), (beliau mengulanginya sebanyak tiga kali)” [HR Nasa’i dalam As-Sunan Al-Kubra IV/322 No. 7337].  

Kaum Nabi Luth AS, dilaknat oleh Allah SWT dengan mendatangkan azab berupa hujan batu di negeri Sodom karena membiarkan, melegalkan dan menyukai perbuatan homoseksual dan lesbian.

Kondisi ummat manusia sekarang ini juga berusaha agar praktek-prakek kaum Sodom ini dilegalkan, dilumrahkan, dibiarkan. Jika kondisi ini berlanjut, maka laknat Allah SWT akan turun.

Perilaku homoseksual pada tingkat lanjut akan mengancam eksistensi manusia. Eksistensi manusia akan tetap bertahan jika pernikahan diantara mereka menghasilkan keturunan. Perilaku homoseksual dan lesbi, tidak akan mendatangkan keturunan bagi manusia. Mungkin, mereka akan berdalih akan mengggunakan kemajuan teknologi untuk mengatasi itu, kloning misalnya. Namun, kloning juga masih menjadi kontroversi di tengah masyarakat.

Dari segi kesehatan, perilaku homoseksual ternyata juga menghasilkan kerugian. pernikahan sesama jenis juga berpotensi besar menimbulkan banyak permasalahan. Berbagai penyakit beresiko tinggi akan dihadapi oleh orang-orang yang melakukan pernikahan homoseksual, diantaranya:  kanker anal, kanker mulut, radang selaput otak (meningitis) serta HIV/AIDS.

Kasus kanker anal paling tinggi ditemukan pada pria gay yang positif terkena HIV. Sementara itu, tingkat tertinggi kedua pasien kanker anal adalah pria gay yang tidak terjangkit HIV.

Sementara resiko tinggi terkena kanker mulut adalah pada orang yang melakukan oral seks dengan enam atau lebih partner seks yang berbeda, dan hal ini sering dilakukan oleh para gay, yakni bertukar pasangan seks. Tingginya risiko para gay terkena kanker juga tak lepas dari peranan virus HIV yang seringkali menyerang kaum gay/homo. Virus HIV sering dikaitkan dengan penyakit kelamin karena penularan penyakit ini biasanya disebabkan karena adanya hubungan seksual yang bebas, sering berganti pasangan, dan ternyata kaum gay ini justru menjadi kaum yang paling beresiko mendapatkan penyakit AIDS disamping kaum transgender (ummi-online.com).

Pernikahan Homo WNI dengan Bule di Bali ini menjadi cermin bagi kita bahwa praktek-praktek menyimpang seperti ini mulai berani menampakkan aktivitas mereka secara terang-terangan di khalayak ramai. Ini pula bisa menjadi indikasi bahwa, yang tidak nampak bisa saja lebih banyak. Fenomena ini seperti fenomena gunung es, yang terlihat justru lebih banyak. Ini harus menjadi kekhawatiran bersama kita semua, eksistensi manusia, moralitas, dan aturan agama.

****
Referensi, dari berbagai sumber.

0 Response to "Pernikahan Homo WNI dengan Bule di Bali"

Post a Comment

BETTER CONFERENCING CALLS, FUTURISTIC ARCHITECTURE, VIRTUAL DATA ROOMS, Make money online Australia, Service business software, Best social media platforms for business, Custom WordPress theme designer, Seo services, Best Seo company, Best social media platforms, Health Records, Personal Health Record, Asbestos Lung Cancer, Royalty Free Images Stock, Hard drive Data Recovery Services