Ini 3 Fakta Ilmiah Mengapa Kamu Harus Menutup Aurat Saat Keluar Rumah Ini 3 Fakta Ilmiah Mengapa Kamu Harus Menutup Aurat Saat Keluar Rumah | Bicara Wanita

Ini 3 Fakta Ilmiah Mengapa Kamu Harus Menutup Aurat Saat Keluar Rumah

BicaraWanita.xyz - Wanita kadang merasa dengan menutup aurat membuatnya terkunkung. Mereka merasa kebebasannya dikekang. Saya mau mengatakan bahwa cobalah kenali lebih dalam atau cari lebih banyak ilmu mengapa Islam sangat memperhatikan aspek aurat wanita.

Pikiran yang bahkan rancu juga adalah di saat wanita beranggapan ini bukan sebuah keadilan. Aurat pria hanya sebatas lutut sampai pusar, sedangkan bagian tubuh yang kami harus tutupi lebih banyak. Seluruh tubuh, kecuali telapak tangan dan wajah. Bisa kebayang tidak siksanya, sesat pikir mereka.


Ini Alasan Ilmiah Mengapa Kamu Harus Menutup Aurat Saat Keluar Rumah
Wanita Menutup Aurat saat di Luar Rumah
Sahabat wanita, kami akan mengulas beberapa alasan ilmiah mengapa kalian harus menutup aurat saat keluar rumah atau berada di depan pria yang bukan mahram anda.

1. Perbedaan Otak Wanita dan Pria
Jika ditanya, 'Otak siapa yang lebih sering memikirkan tentang $eks?' Wanita atau pria?' Penulis The Male Brain,  Louann Brizendine, M.D. mengemukakan bahwa baik otak pria maupun wanita memiliki sebuah area bernama ‘sexual pursuit’ di bagian hypothamalus.

Bedanya, area ini berukuran 2,5 kali lebih besar di dalam kepala pria dibandingkan dengan yang ada di dalam kepala wanita. 

Pria dan wanita normal atau secara fitrawi pasti akan memikirkan tentang $eks. Namun, di saat ditanya siapa yang paling sering memikirkan tentang $eks. Maka jawabnya adalah pria. Mengapa demikian? Dijawab oleh para ilmuwan, $exual persuit pria dibagian hypothalamus lebih besar sehingga porsir untuk memikirkan tentang $eks lebih besar, lebih sering dan lebih banyak dibandingkan dengan wanita.

2. Menampakkan Aurat, Memicu Keluarnya Hormon Testosteron 
Secara ilmiah, kerja hormonal dalam tubuh manusia bisa dipicu oleh rangsangan dari luar diri manusia. Kerja hormon  yang terpicu juga terjadi pada hewan atau ternak. Misalnya, ternak sapi. Sapi betina yang baru melahirkan tidak serta merta bisa mengeluarkan air susunya dari kelenjar mammaenya. Untuk bisa memproduksi air susu, kelenjar mammae harus diransang. Ransangan ini berupa rangsangan menyusu dari anaknya. Setelah ada sentuhan atau ransangan dari anak sapi atau pedet barulah rangsangan itu dikirim ke pusat otak di bagian hypothalamus sehingga dibagian ini kontrol hormon terhadap pengeluaran air susu dapat distimulus. Nah, kejadian ini juga terjadi pada manusia. Pada khususnya pada pria.

Nah, jika anda keluar rumah kemudian tidak menutup aurat kemudian mungkin secara tidak sengaja diperhatikan oleh pria. Maka, selamat anda telah membuat pria yang memandang anda punya kemungkinan kerja hormonalnya terstimulasi. Hormon apa yang terstimulasi? Ya, hormon testosteron. Sebuah hormon yang bertugas membangkitkan gairah $eks.

Fakta ilmiahnya yang lebih penting, ternyata pria memproduksi hormon testosteron 10 kali lebih banyak daripada wanita.

3. Menampakkan Aurat, Mudah Menjadi Pusat Perhatian Pria
Pria termotivasi kepada wanita berdasarkan penampilannya. Alasan pertama, kedua atau mungkin yang ketiga lagi, pria terkesima dengan wanita berdasarkan penampilan. Kecuali jika prianya sudah sadar, alasan kedua dan ketiga bukan lagi berdasarkan penampilan. 

Apa yang terjadi dengan hal ini? Hal ini membuat pria menganggap nilai dan kepribadian wanita merupakan persoalan lain dibandingkan penampilan fisik wanita.

Jadi, jika ada wanita yang keluar rumah atau berbincang dengan pria kemudian menampakkan sebagian auratnya dan si wanita merasa si pria menyukainya. Maka, saya katakan jangan ge er dulu. Bisa jadi, si pria masih belum sadar alias masih terpengaruh dengan pandangan matanya.

Setali dua uang, efek pandangan dan hormonal masih punya pengaruh dan hubungan pada bagian ini. Kembali tadi ke hormon testosteron, hormon ini ternyata mampu meningkatkan ketertarikan pria terhadap objek, aksi (tindakan) dan kompetesi. Lebih jauh lagi, pengaruh hormon ini membuat pria mampu memvisualisasikan dengan baik objek yang dilihat.

Selain hormonal, ternyata sistem lymbic yang ada di otak juga mempengaruhi pria dalam memandang wanita. Wanita yang membuka aurat atau wanita cantik dapat menyebabkan sistem limbic di otak pria bergejolak. Saat limbic bergejolak — korteks prefrontal, bagian otak yang bertangungjawab soal perencanaan, pengorganisasian serta pengendalian impulsif, berusaha untuk menenangkan.

Hal ini menyebabkan area otak yang biasa membuat penilaian menjadi blank sehingga pria tidak bisa lagi berpikir dengan rasional saat ada di depan wanita yang menarik.


Fakta tentang bagaimana respon pria terhadap pakaian wanita juga pernah diuji cobakan oleh sekelompok anak muda di barat. Mereka melakukan uji coba kecil-kecilan tentang pandangan atau lirikan pria terhadap wanita. Ada dua perlakuan yang mereka amati.

Pertama, objek atau wanita yang tidak memakai pakaian yang syar'i, tidak menutup aurat secara sempurna, menampilkan auratnya.

Kedua, wanita yang memakai pakaian yang syar'i. Kedua wanita ini kemudian disuruh untuk mengelingi jalan-jalan Ibu kota New York. Kedua wanita ini telah dilengkapi dengan kamera tersembunyi untuk melihat respon pria yang ada di sekitarnya. Dan hasilnya, perlakuan pertama membuat hampir seluruh pria yang melihat wanita yang pakaian demikian melirik, memelototi bahkan ada yang berusaha menggoda wanita tersebut. Sedangkan untuk perlakuan kedua terjadi hal yang sebaliknya. Hampir tidak ada pria yang mau menggoda atau bahkan memandang wanita tersebut dengan dorongan syahwat.

Inilah fakta biologis dari pria di saat terpengaruh oleh cara anda berpakaian atau berpenampilan di luar rumah. Fakta ini adalah bagian kodrati dari pria. Oleh karena itu, seyogyanya anda lebih bijak memahami perintah dinul Islam bagi seorang wanita dewasa, yakni kewajiban menutup aurat di depan umum.

Menutup auratnya juga harus benar, jangan semata dibalut. Tahu kan maksud pakaian balut? Itu loh, model pakaian wanita yang dianggap sudah menutup aurat tetapi bentuknya masih ketat. Sehingga masih membentuk dan memperlihatkan lekuk tubuh. Nah, pria kena lagi deh kalau begitu kasusnya.

Semoga fakta ilmiah yang kami paparkan ini semakin mengokohkan anda untuk menutup aurat dengan benar atau Alhamdulillah jika ada yang sadar kemudian segera menutup auratnya dengan sempurna. Semoga artikel mengenai 3 Fakta Ilmiah Mengapa Kamu Harus Menutup Aurat Saat Keluar Rumah bermanfaat untuk anda.

1 Response to "Ini 3 Fakta Ilmiah Mengapa Kamu Harus Menutup Aurat Saat Keluar Rumah"

  1. Tulisan yang mengedukasi ..
    Barakallahu fik ..

    Admin
    www.RumahBelanjaMuslim.Com
    Penjual Busana Muslimah Syari

    ReplyDelete