Wanita Belanda, Perjuangan Memakai Burqa Wanita Belanda, Perjuangan Memakai Burqa | Bicara Wanita

Wanita Belanda, Perjuangan Memakai Burqa

Agama Islam merupakan agama kedua terbesar di Belanda setelah Kristen. Diperkirakan jumlah pemeluk agama Islam di Belanda sekitar 4% dari jumlah penduduk yang ada. Sebagian besar muslim yang ada di Belanda menempati kota-kota besar di Belanda seperti Amsterdam, Rotterdam, The hague dan Utrecht.
Memakai Burqa
Wanita yang memakai Burqa
Wanita Belanda, Perjuangan Memakai Burqa
Penggunaan niqab wanita muslim di jalan di negeri Barat

Sejarah masuknya Islam di Belanda dimulai sejak abad ke 16 Masehi saat kekuasaan kekhilafahan Turki Ustmani di Turki. Pada saat itu, pusat pemerintahan Islam berada di Istambul Turki sehingga ekspansi dakwah dilakukan ke Eropa oleh khilafah pada waktu itu, termasuk di dalamnya di negeri kincir angin, Belanda.

Antara tahun 1960 sampai tahun 1973 banyak pendatang dari Turki dan Maroko yang bekerja di Belanda. kedatangan mereka di Belanda untuk bekerja. Mereka datang bersama keluarga mereka. Sehingga di Belanda mereka membentuk keluarga-keluarga muslim.

Selain itu, banyak pula muslim di Belanda berasal dari Iran, Irak, Somalia, Etipia, Mesir, Afganistan dan Bosnia.

Di Belanda, telah dibangun masjid sebanyak 400 buah yang terdiri dari 200 masjid yang dibangun orang Turki, 140 dibangun oleh orang Maroko, dan 50 dibangun oleh orang Suriname.

Muslimah di Belanda

Wanita Islam di Belanda dibolehkan untuk memakai hijab diberbagai sekolah dan kampus-kampus universitas. Tetapi, ada pula sekolah yang tidak membolehkan pemakaian hijab.

Dalam hal makanan hal, pemerintah Belanda membuat tempat pemotongan hewan khusus untuk muslim. Disana telah ada abatopir, tempat pemotongan hewan yang berdasarkan syariah Islam. Diperkirakan telah ada 500 sampai dengan 4500 tempat pemotongan hewan yang sesuai dengan syariah islam.

Pemakaian jilbab muslimah di Belanda sebenarnya masih menuai kontroversi. Masih banyak yang kontra. Namun, dengan alasan komitmen kebebasan beragama ini membuat terjadinya proses dilematis. Hal ini dikarenakan akan mengarah kepada diskriminasi agama.

Seperti pada tahun 2006, ada pelarangan bagi wanita muslim di belanda untuk mengenakan Burqa di tempat-tempat umum. Banyak wanita muslim di Belanda mengenakan burqa di tempat umum. Pelarangan pemakaian burqa seperti di jalan, kereta api, sekolah, bus dan pengadilan. Baru pada tahun 2007, pemerintah tidak mendukung larangan ini karena dianggap sebagai stigmatisasi dan kontraproduktif.

Secara bertahap, sampai pada tahun 2015 pelarangan penggunaan burqa masih berlaku secara parsial. Parlemen masih mendukung keputusan tersebut.

Sungguh besar perjuangan wanita muslim di Belanda untuk memakai pakaian yang sesuai dengan syarih Islam. Kita mungkin bisa lebih bercermin untuk lebih semangat lagi menggunakan pakaian yang betul-betul sesuai syariah di negeri. Kita harus malu dengan perjuangan para muslimah di Belanda.

0 Response to "Wanita Belanda, Perjuangan Memakai Burqa"

Post a Comment