Mesti Anda Tahu ! Makna Wanita Kurang Agama dalam Hadits Mesti Anda Tahu ! Makna Wanita Kurang Agama dalam Hadits | Bicara Wanita

Mesti Anda Tahu ! Makna Wanita Kurang Agama dalam Hadits

Muslimah - Dalam sebuah hadits dari Rasulullah SAW dikatakan bahwa wanita itu kurang dalam agamanya. Mengapa hal itu bisa demikian?
Makna Kurang Agama Wanita dalam Hadits
Source: http://cdn.muslimah.or.id/img/bunga16.jpg

Sebelum lanjut, ada baiknya kita menyimak atau membaca hadits yang menyatakan demikian: 

“Aku tidak pernah melihat orang yang kurang akal dan agamanya paling bisa mengalahkan akal lelaki yang kokoh daripada salah seorang kalian (kaum wanita).” Maka ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, apa maksudnya kurang akalnya wanita?” Beliau menjawab, “Bukankah persaksian dua orang wanita sama dengan persaksian seorang lelaki?” Ditanyakan lagi, “Ya Rasulullah, apa maksudnya wanita kurang agamanya?” “Bukankah bila si wanita haid ia tidak shalat dan tidak pula puasa?”, jawab beliau. (Muttafaqun ‘alaih, HR. Bukhari no. 1462 dan Muslim no. 79).

Hadits di atas secara tidak langsung kita bisa mengetahui bahwa yang dimaksud dengan kurang agamanya adalah disaat wanita tidak mampu melaksanakan kewajiban dikarenakan ia dalam keadaan yang tidak disyariatkan untuk melakukannya. Misalnya karena dalam keadaan haidh atau nifas. Keadaan seperti ini dan yang semisalnya membuat wanita dilarang untuk melaksanakan kewajiban yang seperti dilakukan oleh kaum pria.

Namun, yang patut kita catat baik-baik bahwa keadaan wanita 'kurang agamanya' bukan berarti wanita berdosa dalam hal ini. Allah SWT telah menciptakan wanita begitu pun sunnatulah haidh dan nifasnya seorang wanita. 

Selain itu, tidak bisa juga dikatakan atau menjadi justice bahwa dengan demikian pria lebih mulia dibandingkan dengan wanita. Allah SWT menilai seseorang, pria maupun wanita dari ketakwaannya kepada Allah. Pria dan wanita punya koridor tersendiri dalam beribadah, bukan untuk diperlombakan.

Jika pria bisa meraih pahala jihad dengan berperang membela agama Allah di medan perang, maka seorang wanita pun bisa meraih pahala jihad dengan haji dan umrah.

Wahai Rasulullah, apakah ada jihad bagi wanita?” Beliau menjawab, “Jihad yang tidak ada peperangan di dalamnya, yaitu haji dan umrah.” (Sunan Ibni Majah II/968, no. 2901, Shahih al-Jami’ish Shaghir no. 2345)

Jadi, makna hadits wanita kurang agama bisa kita ketahui secara eksplisit dari hadits di atas tanpa ada tafsiran yang lebih mendalam. Wallahu'alam

0 Response to "Mesti Anda Tahu ! Makna Wanita Kurang Agama dalam Hadits"

Post a Comment