Pengertian Aborsi pada Wanita Pengertian Aborsi pada Wanita | Bicara Wanita

Pengertian Aborsi pada Wanita

aborsi-pada-wanita
Peringatan Bahaya Aborsi
Info Wanita - Kembali Kami (Bicara Wanita) membahas rubriik atau tema atau label postingan yang berkenaan dengan Info Wanita. Kali, ini kami akan mengangkat sedikit fenomena aborsi di kalangan wanita Indonesia.
Pada postingan kesempatan ini, seperti biasa. Saya akan membahas sedikit buat Anda mengenai pengertian awal suatu hal agar nantinya pengetahuan tentang hal itu Anda dapat pahami lebih mendalam. Menyikapi dan berbicara tentang fenomena aborsi di tengah-tengah masyarakat sekarang adalah suatu yang sangat penting untuk diketahui karena fenomena aborsi seperti bukan lagi hal yang baru bagi wanita yang ada di perkotaan atau kota metropolitan.
Agar dapat memberikan gambaran yang seragam tentang fenomena ini, maka pada postingan ini saya akan membahas lebih awal saja definisi atau pengertian aborsi. Ini tidak lain, agar kita lebih paham lagi tentang hakikat dari aborsi itu sendiri. Atau ada yang sering mendengar istilah ini tetapi kurang tahu bahkan tidak tahu apa arti dari aborsi.

Pengertian Aborsi yang sempat tercatat dalam web wikipedia menyatakan bahwa Gugur kandungan atau aborsi (bahasa Latin: abortus) adalah berhentinya kehamilan sebelum usia kehamilan 20 minggu yang mengakibatkan kematian janin. Apabila janin lahir selamat (hidup) sebelum 38 minggu namun setelah 20 minggu, maka istilahnya adalah kelahiran prematur. Dalam ilmu kedokteran, istilah-istilah ini digunakan untuk membedakan aborsi:
  • Spontaneous abortion: gugur kandungan yang disebabkan oleh trauma kecelakaan atau sebab-sebab alami.
  • Induced abortion atau procured abortion: pengguguran kandungan yang disengaja. Termasuk di dalamnya adalah:
  1. Therapeutic abortion: pengguguran yang dilakukan karena kehamilan tersebut mengancam kesehatan jasmani atau rohani sang ibu, kadang-kadang dilakukan sesudah pemerkosaan.
  2. Eugenic abortion: pengguguran yang dilakukan terhadap janin yang cacat.
  3. Elective abortion: pengguguran yang dilakukan untuk alasan-alasan lain.
Dalam bahasa sehari-hari, istilah "keguguran" biasanya digunakan untuk spontaneous abortion, sementara "aborsi" digunakan untuk induced abortion.

Masih ditulis dalam web yang sama, Tindakan aborsi menurut Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) di Indonesia dikategorikan sebagai tindakan kriminal. Pasal-pasal KUHP yang mengatur hal ini adalah pasal 299, 341, 342, 343, 346, 347, 348, dan 349. Menurut KUHP, aborsi merupakan:
  • Pengeluaran hasil konsepsi pada setiap stadium perkembangannya sebelum masa kehamilan yang lengkap tercapai (38-40 minggu).
  • Pengeluaran hasil konsepsi sebelum janin dapat hidup diluar kandungan (berat kurang dari 500 gram atau kurang dari 20 minggu).Dari segi medikolegal maka istilah abortus, keguguran, dan kelahiran prematur mempunyai arti yang sama dan menunjukkan pengeluaran janin sebelum usia kehamilan yang cukup.
Nah, dari atas sudah dapat kita pahami bersama kenyataan bahwa aborsi itu ternyata ada 2 macam. Ada jenis aborsi yang terjadi secara alamiah dan ada aborsi karena murni disengaja artinya unsur perencanaan untuk melakukannya. Nah, fenomena yang berkembang di tengah-tengah masyarakat kita adalah aborsi yang memang disengaja dan alasannya pun kurang dapat bisa kita terima karena sang ibu sendiri sengaja mengggugurkan kandungannya bukan karena alasan kesehatan tetapi karena tidak ingin punya anak. Belum lagi fenomena aborsi yang terjadi tiap tahun kian meningkat, dan pelaku aborsi banyak dilakukan oleh ABG. Ini sebenarnya yang menjadi masalah.

Postingan selanjutnya, saya akan membahas sedikit tentang Fenomena Aborsi di Indonesia : remaja, data statistik, dll.

Semoga info seputar wanita ini dapat memberikan kepada Anda pemahaman baru tentang hal ini. Berikut adalah artikel menarik lainnya tentang seputar info wanita :